Alhamdulillah.. Perkuliahan Bunda Sayang sudah berada di level pamungkas. Temanya Keluarga Multimedia. Kami awali perjumpaan di level ini dengan berjumpa melalui aplikasi Zoom. Seru hehe.. Pas percobaan sebelum jadwal diskusi materi, perjumpaan di Zoom seperti posyandu saja hehe.. Jadi kaya kids conference. 😄😄 Tapi masyaallah, seneng banget.. Mestinya sejak awal kami gunakan aplikasi macam ini. Agar bonding kami semakin erat. Beda sekali forum tatap mukan dengan yang tidak. Aaah saya mah syukaa ketemu orang teh. Apalagi emak-emak kece macam di IP Tangkot ini. Semoga selepas perkuliahan, silaturahim kami tetap terjaga. Aamiin.
Tapi jujur saya cukup sedih, karena selama 6 bulan memdampingi kelas, saya merasa kurang maksimal. Kehamilan muda membuat kondisi ups and down. Tapi alhamdulillah..betapa kelas Tangkot ini sangat pengertian dan sistemnya sudah well established. Setiap perlas sngat helpful, saling backup, pengertian, dan penuh perhatian. Semoga Allah membalas setiap kebaikan mak semua dengan berkah melimpah.
Yang special di level ini adalah bahwa kemudian kami ditakdirkan Allah mengalami pandemi Corona. Yang membawa banyak kisah ke ruang kelas. Subhanallah. Dan secara khusus, level ini yang membahas Multimedia, seakan pas bnget dengan situasi yg sedang dialami.
Well, di level penutup ini, ada 16 orang dari 36 mahasiswi yang berhak atas badge dasar. Badge You're Excellent ada 6 orang. Dan yang mendapat badge Outstanding Performance meningkat dari level sebelumnya yang hanya 4 orang menjadi 8 orang. Alhamdulillah. Dan ternyata ada yang paling kece di mahasiswi peraih OP ini hehe.. Yaitu mak Rofika. Beliau mutasi dari Tangkot Offline. Beliau sejak level 1 tak pernah dapat YE ataupun OP, dasar terus. Nah ternyata energinya bener-bener di endingnya..dapat OP. Bravo!
Penyetor aliran rasa hanya 16 orang.
Level ini bersamaan dengan bertambahnya kesibukan para ibu karen harus full time bnget menemani anaknya belajar di rumah dikarenakan efek corona. Tapi masyaallah..salut sama semua emak yang lulus di level ini. Top! Semoga semua sehat dan sabar ya.
Akhirnya kami akan berpisah dari kelas ini. Semoga semuanya lulus yaa..
Semoga kita bisa berjumpa di lain kesempatan. Aamiin.
Tampilkan postingan dengan label Jurnal Fasilitator. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Jurnal Fasilitator. Tampilkan semua postingan
Selasa, 21 April 2020
Jumat, 06 September 2019
Jurnal Fitri Fasilitator Bunsay Level #5
Mendekati akhir semester pertama perkuliahan Bunda Sayang, materi yang disajikan semakin menggigit, semakin greget. Di Level 5 dengan judul materi Menstimulasi Anak Suka Membaca banyak bertebaran kegiatan yang menginspirasi yang dibagikan oleh para peserta kelas melalui tantangan 10 hari. Masyaallah. Oh iya, ada satu hal juga yang sangat disyukuri di kelas ini, khususnya bagi para perangkat kelas, terkhusus lagi bagi Koordinator Bulanan. Apa tuh? Yes, Mak Asri Shaliha telah berkontribusi membuat tabel rekap setoran tantangan menjadi otomatis. Kategori perolehan badge menjadi otomatis melabeli setiap nama penyetor sesuai jumlah setorannya. Mak Fasil yang gaptek ini amazed banget. Jazakumullah ya, mak Asri Shaliha. Semoga bisa diforward ilmunya ke pusat. Nah, atas kontribusinya ini, Mak Asri Shaliha dianugerahi predikat Mahasiswi Apresiatif. Beliau layak diapresiasi! Semangat untuk Berbagi dan Melayani! 💖
Namun di level ini terjadi penurunan jumlah mahasiswi yang berhak mendapatkan badge dasar, yaitu 31 orang. Peraih badge You're Excellent ada 8 orang. Dan mahasiswi yang mendapat badge Outstanding Performance hanya 3 orang: Afriza Hanifa, Elsa Murdiana, dan Ifa Avianty. Selamat!!
Di level ini, ada 11 mahasiswi yang tidak lolos. Ada dua orang yang cuti lahiran, minta izin masa pemulihan dulu, mereka berharap bisa on fire lagi di level depan. Lalu ada satu orang yang belum bisa mengatur waktu karena kehabisan energi saat sudah di rumah, dikarenakan pindah kerja dengan perjalanan yang cukup melelahkan. Ada satu orang juga yang izin lewat dulu di level ini karena sedang pemulihan pasca rawat inap di kehamilannya yang sekarang. Selain itu, ada dua orang yang berniat cuti karena sedang ada prioritas tantangan lain yang menyita waktu dan energinya. Selebihnya tak ada informasi.
Mahasiswa Depok ini cukup solid. Khususnya perangkat kelasnya, mereka sangat suportif. Dan yang paling aktif adalah Mak Hesti Paramita Sari. Beliau adalah Korlan perdana di kelas ini. sampai level #5 ini, beliau paling rajin mengingatkan agenda kelas. Makasih banyak ya, mak!
Seperti saya singgung di awal, di level 5 ini materinya semakin menggigit, dan atmosfernya cukup tegang. Antara tegang dan mengencangkan ikat pinggang kali yaa menghalau rasa bosan. Tentu banyak warna warni yang terjadi di kehidupan para mahasiswa Bunsay ini. Setiap orang memiliki tantangan yang berbeda. Warna warni itu tertuang dalam aliran rasa yang disetorkan. Fsil pun memilih, Aliran Rasa Ter-Dalam adalah milik mak Cindyta Septiana. Mak yang satu ini biasanya dapat badge OP, tapi karena episode khusus yang dihadapi dirinya dengan si bungsu membuatnya kurang menggenapi syarat perolehan badge OP . Korlan level ini, mak Deasi Natalia, pun sampai heran sehingga ngecek berulang kali.
Untuk kategori Mahasiswi Teladan, badge nya diserahkan kepada mak Afriza Hanifa. Beliau unik dan kreatif. Terima kasih ya, mak, atas inspirasinya.
Oia, Jum'at hangat di level ini menampilkan mak dok kece kita mak Irnova Suryani. Waaaah, panjang resumenya.. rame kali! So inspiring! Makasih juga untuk mak Eka Marwati yang telah memback-up menjadi host kali ini. keren!
Semoga di level selanjutnya semakin bertabur bintang. aamiin.
Namun di level ini terjadi penurunan jumlah mahasiswi yang berhak mendapatkan badge dasar, yaitu 31 orang. Peraih badge You're Excellent ada 8 orang. Dan mahasiswi yang mendapat badge Outstanding Performance hanya 3 orang: Afriza Hanifa, Elsa Murdiana, dan Ifa Avianty. Selamat!!
Di level ini, ada 11 mahasiswi yang tidak lolos. Ada dua orang yang cuti lahiran, minta izin masa pemulihan dulu, mereka berharap bisa on fire lagi di level depan. Lalu ada satu orang yang belum bisa mengatur waktu karena kehabisan energi saat sudah di rumah, dikarenakan pindah kerja dengan perjalanan yang cukup melelahkan. Ada satu orang juga yang izin lewat dulu di level ini karena sedang pemulihan pasca rawat inap di kehamilannya yang sekarang. Selain itu, ada dua orang yang berniat cuti karena sedang ada prioritas tantangan lain yang menyita waktu dan energinya. Selebihnya tak ada informasi.
Mahasiswa Depok ini cukup solid. Khususnya perangkat kelasnya, mereka sangat suportif. Dan yang paling aktif adalah Mak Hesti Paramita Sari. Beliau adalah Korlan perdana di kelas ini. sampai level #5 ini, beliau paling rajin mengingatkan agenda kelas. Makasih banyak ya, mak!
Seperti saya singgung di awal, di level 5 ini materinya semakin menggigit, dan atmosfernya cukup tegang. Antara tegang dan mengencangkan ikat pinggang kali yaa menghalau rasa bosan. Tentu banyak warna warni yang terjadi di kehidupan para mahasiswa Bunsay ini. Setiap orang memiliki tantangan yang berbeda. Warna warni itu tertuang dalam aliran rasa yang disetorkan. Fsil pun memilih, Aliran Rasa Ter-Dalam adalah milik mak Cindyta Septiana. Mak yang satu ini biasanya dapat badge OP, tapi karena episode khusus yang dihadapi dirinya dengan si bungsu membuatnya kurang menggenapi syarat perolehan badge OP . Korlan level ini, mak Deasi Natalia, pun sampai heran sehingga ngecek berulang kali.
Untuk kategori Mahasiswi Teladan, badge nya diserahkan kepada mak Afriza Hanifa. Beliau unik dan kreatif. Terima kasih ya, mak, atas inspirasinya.
Oia, Jum'at hangat di level ini menampilkan mak dok kece kita mak Irnova Suryani. Waaaah, panjang resumenya.. rame kali! So inspiring! Makasih juga untuk mak Eka Marwati yang telah memback-up menjadi host kali ini. keren!
Semoga di level selanjutnya semakin bertabur bintang. aamiin.
Jumat, 09 Agustus 2019
Gaya Belajar Laksana Kunci Pintu
Tulisan dalam gambar diatas adalah aliran rasa Ter-Aha! di level 4 yang menyajikan ilmu seputar Memahami Gaya Belajar Anak. Yes, saya setuju bahwa saat kita menemukan gaya belajar ananda, kita seperti menemuka kunci yang pas untuk pintu yang belum terbuka. Yang kemudian setelah terbuka, kita melihat di ruangan itu bnyak harta karun. MasyaAllah. Tentu agar harta karun itu bis ditemukan, perjuangan tak bisa dielakkan dari proses menemukan kuncinya. Barakallah mak Dian Widiyanti Putri yng telah meng-Aha! kami. 😁
Lapor! Di level ini, member kelas BunSay Depok 1 hanya 35 orang yang berhak mendapatkan badge dasar. Selebihnya sedang diuji banyak halangan. Tapi alhamdulillah belum ada yang harus meninggalkan kelas. Semua masih aman. Semoga aman selamanya ya mak..
Lalu, yang berhak atas badge You're Excellent (YE) ada 11 orang. Awalnya terjadi kekurangan hehe.. Kurang 2 telat dikalungi badge ini karen kelalaian fasil yang tidak mengecek ulang perolehan badge. Maafkeun! Semoga fasil lebih jeli di level selanjutnya. Dan untuk yang Outstanding Performers (OP) ada 5 orang. Selamaaaat yaa semuanyaa!!
👑👑👑👑👑👑👑👑👑
Di Jum'at Hangat level ini kami dibagi kisah inspiratif dari Mak Afriza Hanifa. Beliau ternyata seorang penulis yang produktif. Sudh akrab dengan dunia kepenulisan sejak kecil. Kini sudah banyak karya tercipta, diantaranya buku 36 Kisah Inspiratif Ilmuwan Muslim, buku seri Anak Hebat Nabil Naura "Aku Sayang Ibuku", dan @berkisahairah di Instagram yang setiap hari membagikan kisah Nabi dan para sahabat mulia. So inspiring!! 🌸 Terimakasih kepada mak host Irma Margiana yang sudah meresume perbincangan dengan mak Afriza. 😉
Oia, ada lagi satu hal yang super istimewa yang terjadi di level ini. Apa tuh? Yaituuu, Ada seorang mahasiswi kece yang dengan bijak dan rendah hati namun penuh semangat mencintai IIP bertanya kepada saya selaku fasilnya tentang prosedur menyampaikan saran yang membangun di komunitas tercinta ini. Lalu saya sampaikan yang saya tahu. Beliau seorang yang memiliki background pendidikan brain science. Siapakah dia?? Yes, Mak Irnova Suryani, terapresiatif di level ini.
Saya sangat mengapresiasi mak dok Irnova yang berhiaskan semangat memajukan IIP memberi masukan ke pusat terkait gaya belajar yang teorinya sudah diuji dan tidak terbukti secara kinerja otak dalam sains otak. Beliau pun menyampaikan rekomendasi penggunaan gaya belajar untuk keperluan lain. Alhamdulillah langsung ditanggapi positif oleh founder IIP, Bu Septi Peni Wulandani. Ibu pun berharap ada update materi Bunda Sayang sehingga lebih relevan dengan pengetahuan terkini. Barakallah, mak dok! Mak-mak yang lain juga jngan sungkan yaa.. Mari jaga dan majukan IIP bersama-sama. 😊
Badge Teladan kita level ini diraih oleh mak Bhekti Setya Ningrum. Dan mak Hesti Paramita Sari adalah mak Teraktif, selalu aktif mengingatkan kita semua di kelas. Anda berduaaa so great! 😍
Apresiasi selanjutnya saya haturkan buat mak korlan bulan ini, mak Lelah Nur Badriyah yang super cekatan! Big love! Juga mak sekre Irine eh Dhahiri yang sedang sibuk-sibuknya tali tetap setia. Jugaa mak ketu kita mak Inayati yang selalu sigap meski jadwal padat merayap. Top!
Apresiasi tertinggi untuk mak-mak Depok 1!
Minggu, 07 Juli 2019
Jurnal Fasilitator Bunsay Level 3
Melatih Kecerdasan, itu tema game di level ketiga kuliah Bunda Sayang kali ini. Game yang dilakukan berkaitan dengan family project yang menstimulasi kecerdasan anak khususnya, karena ternyata kecerdasa orang tuanya pun, terutama sang ibu, ikut dilatih juga. Disadari atau tidak, Adversity quotient lah yang sepertinya menjadi jenis kecerdasan yang paling terlatih di masa level ini. Hehee.. Betul kan mak mak..
Ya, bagaimana tidak, banyak aliran rasa dari mak mak Depok 1 yang menyinggung soal tantangan yang sangat menantang, yaitu harus melakukan game melatih kecerdasan dalam family project di masa liburan Idul Fitri plus libur sekolah 😁. Tapi masyaAllah, hampir semua mahasiswi di kelas Depok 1 lulus mendapat Badge Dasar di level ini! Cerdas! Mantul! 40 orang dari 42 orang mahasiswi.
👏👏👏👏👏👏
Lalu dari 40 orang itu, ada 10 orang mendapat badge You're Excellent, dan hanya 2 orang yang paling konsisten menyetorkan jurnal game hariannya selama 17 hari berturut-turut. Mak Ifa Avianty dan Mak Cindyta Septiana berhak atas badge Outstanding Performance di level ini. 😍😍
🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷
Bukan hanya bagi para mahasiswi siih bahwa masa level ini spesial hehe..tapi bagi fasilnya juga. Selain dalam liburan, mak fasil repot mengurus pindahan rumah dari Depok ke kampung halaman di Ciamis. Packing barang yang tak ada habisnya hehe, bersih-bersih rumah sewa yang akan ditinggalkan, riungan perpisahan dengan beberapa grup, rasanya membuatku jarang komunikasi di grup kelas Depok 1. Meski alhamdulillah setiap kewajiban mah dapat ditunaikan. Mohon maaf yaa.. 🙏 Tapi saya selaku fasil sungguh bahagia karena bisa meet-up dengan para emak kece kelas bunsay b5 Depok 1 sebelum meluncur ke Ciamis. Makasiiih yaa.. 😍
Oia, ada yang sangat berkesan juga dari aliran rasa yang dikumpulkan kemarin. Gambar yang satu sangat kece karena sangat menggambarkan para emak melalui level 3 di masa liburan. Baguus kaaan? Yang satu lagi so sweet buatku hihiii 😄 (gambarnya menclok di pembukaan ya, mak 😁). Makasih yaa, mak dok. Dan aliran rasa mak Irnova ini terpilih menjadi aliran rasa ter-Kreatif.
![]() |
| Aliran rasa Mak Irnova |
Di level ini hanya dilakukan satu jadwal Jum'at hngat karena jujur saja saya lupa mengingatkan grup. Maaf banget ya. Jadi yang tampil sebagai Narasumber hanya mak Diah Farida di Jum'at kedua. Beliau berbagi pengalamannya termasuk masa-masa menjadi ibu rumah tangga yang kembali berkarir di rumah setelah resign dari tempatnya bekerja di ranah publik. Host yang mendampinginya adalah Mak Ifa Avianty. So inspiring! 💞
Nah Mak Ifa ini terpilih sebagai Mahasiswi Teladan Depok 1 level 3. Beliau sungguh panutan. Lalu kategori terAktif disandang oleh mak Dhahiri Hagyar Siwi alias mak Irine, mak Sekre kece kami. Dan kategori mahasiswi terApresiatif adalah Mak Cindyta Septiana. Selamaaat!! Barakallah!! 🌻
Alhamdulillah level 3 bisa dilalui dengan baik. Mak mak Depok 1 memang keren. Selalu saling mendukung, mengisi kekosongan, termasuk saat korlan berhalangan saat bertugas. Selalu ada rekan lain yang sigap menggantikan tempat korlan memandu diskusi atau merapikan link. Korlan kami di level ini, yaitu mak Ameylia Natasya Siregar. Saluuut buat beliau, karena selain ibu dari 4 anak, beliau juga aktif di ranah publik, tapi selalu semangat dan sigap bertugas. Top! 😍 Saya menghaturkan apresiasi juga buat Mak ketua Inayati Noor yang selalu siaga dan mak Sekre Irine yang paling cekatan. Proud of you, ladies! 🌹 Tentu tak ketinggalan buat mak guardianku, mak Noni, yang walaupun sedang sibuk bolak balik check up Rumah Sakit, beliau selalu ceria semangat menyempatkan berbagi ilmu dan motivasi di kelas. Semoga mak selalu sehat yaa.. Dan terima kasiiih bnyak tak terhingga juga buat para emak Depok yang baiik hati nan mandiri serta suka saling menyemangati dan mengapresiasi.. Semoga lulus dengan bahagiaa yaa semuanya..🎓🎉
Sampai jumpa di level 4. Semoga semakin sukses. 😉
Jumat, 17 Mei 2019
Jurnal Fasilitator: Level 2 Melatih Kemandirian
Gambar diatas merupakan aliran rasa ter-Kece di level 2 perkuliahan Bunda Sayang ini. Isinya sungguh jujur ya. hehe.. menunjukkan segala rasa yang muncul selama menjalani tantangan melatih kemandirian.
Well, itu salah satu kategori yang ada pada lembar apresiasi yang harus diisi seorang fasilitator di BunSay ini. Selain itu ada kategori-kategori lain yang sungguh sesuatu banget bagi fasil dalam memilihnya. Ada kategori mahasiswi teladan, mahasiswi aktif, dan mahasiswi terapresiatif. Saya pun sebagai fasil, meminta pendapat para perangkat kelas dalam memilihnya, terutama Ketua Kelas dan Sekretaris, sebagaimana arahan tim pusat. Alhamdulillah meski cukup lama menimbang, akhirnya nama-nama di tiap kategori itupun diumumkan.
Alhamdulillah membaca setoran game para mahasiswa selalu membuatku kagum dan merasa kaya. Tapi ada yang agak kurang di level ini dibandingkan level kemarin. Mungkin karena bertepatan dengan awal Ramadhan, prioritas bertambah, jadi pengerjaan latihan kemandiriannya cukup lebih menantang. Ada satu orang yang meminta cuti khusus tidak mengerjakan game di level ini karena ingin fokus pada agenda Ramadhan keluarganya. Ada 2 orang yang tidak dapat menggenapi 10 hari sehingga tidak mendapat badge dasar di level ini. Jadi yang lulus mendapatkan badge dasar ada 39 orang. Yang mendapat badge You're Excellent ada 11 orang dan yang sangat konsisten nyetor hingga berhak atas badge Outstanding Performance hanya 4 orang.
Saya pribadi jujur, di level 2 ini agak kurang rajin nengok wag dikarenakan sering kurang fit. Tapi alhamdulillah sistem di Depok 1 ini sudah berjalan sangat baik. Para perangkat kelas sungguh sangat baik kinerja dan kerjasamanya. Ditambah guardian yang baik hati dan kaya pengalaman serta ilmu sangat helpful mengisi kekurangan saya dalam memperkaya wawasan di kelas. Alhamdulillah.
Semoga level tiga, setelah libur lebaran nanti semangatnya makin berkobar. Semuanya diberi kesehatan dan kelancaran dalam setiap urusannya. Aamiin. 💗
Depok, Mei 2019
Fitri Purbasari
Kamis, 25 April 2019
Jurnal Fasilitator B5: Komunikasi Produktif
Menjalani hari-hari sebagai fasilitator Bunda Sayang batch #5 sungguh pengalaman yang amat berharga. Di awali dengan materi level 1 yaitu Komunikasi Produktif, diri ini diliputi rasa syukur. Alhamdulillah bisa kembali me-recharge ilmu yang amazing ini bersama para perempuan keren di kelas Depok 1. Makin merasa kaya karena bisa membaca beragam pengalaman mereka dalam mempraktekkan ilmu KomPro bersama suami dan atau anak-anak mereka yang beragam usia.
Di level ini, qadarullah, tidak sedikit dari member kelas termasuk saya diuji sakit yang ternyata bergantian juga dengan anggota keluarga kami masing-masing. Selain itu, ada juga yang sedang hamil muda dan perlu mengurangi kegiatannya termasuk interaksinya dengan gadget karena kondisi yang lemah. Tapi alhamdulillah pelaksanaan tantangan dan setorannya tetap lancar. Teman-teman saling mendukung dan menyemangati satu sama lain, terutama di peer group nya masing-masing. Special thanks to peer group coordinators yang telah menjalankan tugas dan fungsinya dengan sangat baik. Dan tentu big thanks juga untuk koordinator bulanan 'perdana' yang sangat cekatan dan telaten, mak Hesti Paramita. Di kehamilannya yang sedang menunggu hari persalinan, mak korlan #1 sangat gercep alias bekerja dengan cepat dan efektif dalam mengurus administrasi dan memandu kegiatan. Pun saat hari lahiran tiba. Kami sampai terkejut saat dikabari beliau sudah melahirkan, padahal kemarinnya kami sedang menjalankan diskusi review. Hari selanjutnya pun beliau segera menuntaskan resume diskusi review, yang merupakan tugas terakhirnya sebagai korlan level #1. Masyaallah..tabarakallah. 💖
Semua perangkat kelas, ketua dan sekretaris beserta member perangkat kelas yang lain sangat kooperatif dan terasa sekali semangat berlomba dalam kebaikan. Saling back-up saat yang lain berhalangan atau menemui kendala dalam melakukan tugasnya. TOP deh!
Saya pun sebagai fasilitator, bersyukur memiliki guardian fasil yang sangat hebat, yaitu mak Supriyanti Budiani alias mak Noni. Selalu siap back-up dengan segala ilmu dan pengalamannya yang segudang. Big Hug, sist! 😍
Alhamdulillah berkat sinergi yang super keren ini, di level ini di kelas Depok 1 ada 40 orang (dari 42 mahasiswa) yang mendapat badge dasar. Semoga di level selanjutnya bisa semuanya dapat yaa.
Selain perkuliahan dan membahas tantangan, ada sesi Jum'at Hangat yang menyemarakkan suasana di kelas. Sesi ini untuk saling berkenalan lebih dekat antar member kelas Bunda Sayang. Di level ini ada 2 sesi, diisi oleh 2 orang. Di Jum'at pertama, kami berkenalan dengan mak Ameylia N. Siregar. Beliau emak muda keren dengan 4 anak. Hobinya seputar keuangan syariah dan sekarang bekerja sampingan sebagai sharia financial advisor. Di Jum'at kedua, sesi Jum'at hangat diisi oleh mak ASN kece yang sedang merantau mendampingi suami belajar di Australia. Beliau juga seorang penulis yang produktif di bidang parenting. Beliau adalah mak Athiah Listyowati.
Secara umum alhamdulillah perkuliahan di level #1 berjalan lancar. Semua mahasiswi sangat merasakan efek dari Tantangan 10 hari Komunikasi Produktif. Slow but sure semuanya merubah pola komunikasi menjadi lebih baik. Saya pun demikian, lebih memaknai lagi komunikasi harian yang sudah jarang dicatat hehe. Disinilah makna "memfasil itu mengikat ilmu". Yes, kita sama-sama belajar (lagi).
Namun saya sangat menyadari bahwa banyak kekurangan dalam diri saya dalam melayani dan menjawab berbagai pertanyaan dan curhatan teman-teman mahasiswi. Oleh karena itu, saya selalu memohon kekuatan dan kemudahan kepada Allah Yang Maha Tahu segala sesuatu termasuk untuk mengemukakan solusi terbaik yang dtanyakan kepada saya. Saya bertekad untuk selalu mendawamkan ibadah tahajud agar Allah SWT selalu membimbing saya mengemban tugas ini, agar hati dan langkah selalu terpelihara dalam ridhoNya. Agar setiap kata-kata bisa saya sampaikan dengan hati yang tulus dan membekas di hati-hati mereka sehingga menjadi amal jariyah yang sangat bermanfaat untukku, untuk orang tuaku, dan untuk guru-guruku. Selain itu, menjaga kesehatan diri dan keluarga tentu harus menjadi prioritas agar semua amanah bisa dijalankan dengan optimal. Manajemen waktu tetap terus dilakukan dengan baik.
Semoga perjalanan sebagai fasilitator ini membuahkan ridho Allah atas keberkahan, keselamatan dan kebahagiaan hidup kami semua. Amiin yaa Mujiib. 💖
Depok, April 2019
Fitri Purbasari
#JurnalFasilitator
#Bunsay5
#KomunikasiProduktif
#IbuProfesional
Langganan:
Postingan (Atom)
Tambah Teman WA
Menambah teman menambah rezeki.. Bismillah. Jalin silaturahim, tak pernah rugi. Insyaallah.
-
Masyaallah makin takjub dengan fasilitas belajar yang disuguhkan di Bunda Cekatan ini. Dan sungguh para ibu profesional yang berbagi potl...
-
Melatih Kecerdasan, itu tema game di level ketiga kuliah Bunda Sayang kali ini. Game yang dilakukan berkaitan dengan family project yan...
-
Gambar diatas merupakan aliran rasa ter-Kece di level 2 perkuliahan Bunda Sayang ini. Isinya sungguh jujur ya. hehe.. menunjukkan segal...






