Tampilkan postingan dengan label kelas ulat. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label kelas ulat. Tampilkan semua postingan

Selasa, 18 Februari 2020

Mencari Teman di Camping Ground Buncek

Alhamdulillah akhirnya bisa juga sampai pada momen mengetik tugas ini. Tugas kelima di kelas Buncek. Kondisi yang kurang prima membuatku berulang kali berpikir untuk kibarkn bendera putih tapi selalu di momen-momen terakhir angin semangat berhembus.

Maka, inilah hasil berkelana meski tertatih, mencari teman di hutan pengetahuan Buncek.

Saya, Fitri Purbasari dari IP Tasikmalaya, masih berada di keluarga Uluwatu, kelas Manajemen Waktu. Saya memilih kelas ini dan berusaha untuk fokus dulu disini karena masih belum ok prakteknya. Kondisi badan yang ups and down di masa kehamilan trimeater pertama plus dibayang-bayangi GERD, membuat kegiatan harianku banyak yang di skip atau didelegasikan. Maka, saat ini fokus saya adalah menguatkan motivasi dalam hal manajemen waktu. Semoga Allah mudahkan.

Dan berikut adalah beberapa teman yang saya dapat saat berkeliling.


Berikutnya adalah sebaran kelas favorit dari 14 orang yang saya sapa.


Manajemen waktu sepertinya banyak yang memfavoritkan karena memang anggotanya paling banyak hehe.

Selasa, 04 Februari 2020

Ini Keluargaku (Daun #3)


Alhamdulillah akhirnya bisa melewati masa krisis dn bergabung di rumah keluarga Uluwatu. Saya telat gabung, karena terjadi kegalauan anatara maju atau stop di level ini. Dengan beberapa amanah yang saat ini saya pegang, saya merasa khawatir tidak bis maksimal belajar di kelas ini. Apalagi ritmenya sungguh cepat. Tapi suami dan rekan-rekan di regional Tasik menyemangati untuk maju sehingga saya kembali berpikir tentang strong why saya berada di kelas ini. Bismillah.. Saya harus tuntas memecahkan tantangan dengan manajemen waktu ini karena justru ilmu inilah yang akan menjadi jalan kesuksesan saya menjalankan setiap amanah yang diemban, dengan baik.
Semoga Allah senantiasa memudahkan. Aamiin.

Nah karena telat masuk, saya manjat kilat dan juga melahap resume yang disiapkan oleh para anggota keluarga yang baik hati. Dengan member yang menembus angka 470+, chat yang nampak di telegram sungguh membuatku cemas. Tapi disinilah tantangan saya agar pandai membaca cepat tanpa baper. Fokus dan berpikir positif saja pada apa yang membuat saya bahagia. Tak perlu melahap semua daun yang tersaji. Rileks dan fokus.

Oia, awalnya saya kaget juga ada grup Uluwatu, khawatir salah masuk kamar hehe. Ternyata tidak. Uluwatu adalah nama yang diambil teman-teman untuk nama Keluarga kami. Uluwatu singkatan dari Ulat Waktu, merepresentasikan kami yang akan melahap daun Manajemen Waktu. Kepala Keluarganya adalah Mba Nurlaila.

Berikut adalah resume-resume dari diskusiyang telah dilakukan.






Selasa, 28 Januari 2020

Ini Makananku Pekan ini


Masyaallah makin takjub dengan fasilitas belajar yang disuguhkan di Bunda Cekatan ini. Dan sungguh para ibu profesional yang berbagi potluck ini kereeeeeen abis!! Barakallahu fikum.

Banyaaak sekali daun-daun lezat yang bertebaran. Tapi dengan berat hati saya harus bilang "menarik tapi tak tertarik". Saya harus fokus dulu dengan daun manajemen waktu.

Saya senang sekali bisa menemukan potluck daun-daun seputar manajemen waktu. Ada 6 daun yang saya makan.

Banyak insight yang jleb buat saya.
Diantaranya:
* Dari Mba Laily (Malang): Jangan ngerjain tugas di deadline. Kita harus menyegerakan tugas penting tanpa menunggu dia masuk ke ranah mendesak. "Time management is really life management".
* dari Mba Mega: Karena hari ini takkan terulang kembali, maka pergunakanlah sebaik-baiknya.

Saya butuh menyimak nasehat dari banyak pihak nih. Saya butuh reminder. Bismillah.

Selasa, 21 Januari 2020

Daun #1 di Kelas Ulat

Alhamdulillah bisa lulus dari kelas telur-telur.
Kini kita memasuki hutan pengetahun yang sangat rimbun dengan dedaunan.
Di hutan ini saya akan mencari daun-daun lezat berwarna manajemen waktu. Ini ilmu prioritas yang harus saya lahap terlebih dahulu.

Nah, daun pertama yang saya lahap adalah tentng Rahasia Manajemen Waktu dalam Islam yang saya simak dari video Ceramah Pendek Ustadz Adi Hidayat, Lc, MA. Saya mencarinya di YouTube.

Saya tipe pembelajar audio-visual, jadi YouTube akan menjadi pilihan saya mencari kajian yang dibutuhkan ketika saya tak bisa menghadiri kajian secara langsung.

Saya pilih kajian ulama tentang manajemen waktu dalam Islam sebagai hidangan pembuka di jungle of knowledge ini karena pandangan agama menjadi inti dan akan menjadi motivasi yang kuat bagi saya mempelajari ilmu ini.

Jujur, pekan ini saya galau apakah akan lanjut di perkuliahan ini atau mundur karena sedang memegang banyak amanah online dan offline, di IP juga di lingkungan masyarakat. Tapi setelah dipikirkan, ilmu yang akan saya lahap di kelas ulat ini adalah inti ilmu yang akan membuat saya dapat menjalankan semua amanah dengan baik. Jadi, saya bismillah berharap Allah menyehatkan dan memudahkan semuanya.



Dalam kajian yang disampaikan oleh Ustadz Adi, saya mendapat pencerahan. Diantaranya tentang rahasia yang dibawa oleh kelima waktu shalat fardhu. Dalam Al Quran, Allah bersumpah dengan waktu (wal ashr), dengan waktu fajar (wal fajr), dan dengan waktu malam (wal lail), ini menggambarkan pembagian waktu. Kita bisa membagi waktu menjadi siang dan malam, ini hal pertama. Lalu ikuti arahan Al Quran bahwa siang hari itu untuk beraktivitas dan malam hari untuk beristirahat. Bagi aktivitas ke dalam kategori waktu dunia dan waktu akhirat. Nah, lakukan aktivitas beraroma akhirat di sekitar waktu-waktu shalat fardhu (Subuh, Dzuhur, Ashar, Maghrib, dan Isya).

Fajr itu bermakna pancaran awal. Ini selalu bermuatan semangat tinggi.
Subuh itu berasal dari kata Asbah yang artinya siap dengan rencana. Maka, di waktu shalat Subuh, kita sampaikan semua rencana kita hari itu kepada Allah dan memohon kemudahan kepadaNya.

Lalu dalam pelaksanaan aktivitas harian itu harus dipetakan dengan baik dengan mensinergikan dunia+akhirat. Jangan sampai sia-sia.

Dzuhur berarti terang/jelas. Di waktu ini kita harus evaluasi apa saja hal yang sudah dilakukan, plus minusnya apa. 

Ashar mengingatkan kita bahwa setiap waktu yang dilalui itu adalah modal. Maka harus diisi dengan iman. Agar saat Maghrib datang kita gak tenggelam dalam penyesalan. 

Pada waktu Isya, kita harus lakukan evaluasi menyeluruh sebelum terlelap. Karena makna Isya ini adalah berakhir. Kita tak pernah tahu kita akan bangun lagi atau tidak setelah mata terpejam. 

Oleh karena itu, Persiapkan bekal pulang sebelum isya agar kelak bisa disambut malaikat di surga. Husnul khotimah.


Tambah Teman WA

  Menambah teman menambah rezeki.. Bismillah. Jalin silaturahim, tak pernah rugi. Insyaallah.