Tampilkan postingan dengan label ibu profesional. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label ibu profesional. Tampilkan semua postingan

Selasa, 07 April 2020

Boleh Mabit Ramadhan 1441 H

Bismillah, ini adalah ide kegiatan yang sudah tercetus beberapa waktu lalu sebelum diberlakukannya  karantina wilayah akibat Covid-19. Saya berencana untuk mengadakan kegiatan mabit alias malam bina iman dan takwa untuk anak-anak yang ada di sekitar lingkungan rumah. Adapun judul kegiatannya adalah Boleh Mabit Ramadhan 1441 H. Boleh singkatan dari Bocah Sholeh. hehe..

Insyaallah kegiatannya akan seputar menanamkan kecintaan anak terhadap Al Qur'an.
Alasan saya ingin mengadakan kegiatan ini di bulan Ramadhan adalah agar anak-anak mendapatkan pengalaman yang asyik namun sangat bermakna berkenaan dengan interaksi dengan Al Quran. Terlebih lagi bahwa bulan Ramadhan adalah syahrul Quran, bulan Al Quran. Penting bagi anak-anak juga kita semua untuk merasakan atmosfer itu. Semoga Allah sampaikan kita pada bulan Ramadhan yang mulia itu dalam kondisi sehat wal afiat dan kondisi negara kita serta dunia menjadi lebih baik. Aamiin.


Berikut adalah rancangan kegiatan yang saya laporkan sebagai Mini Project SomeaH Family.

  • Judul:
    Boleh Mabit Ramadhan 1441 H
  • Deskripsi Project:
    Kegiatan ini akan difokuskan untuk menanamkan kecintaan anak-anak terhadap Al Quran. Bentuk kegiatannya adalah tilawah bareng, tahfidz, mengenal metode asyik menghafal Al Quran, menyimak kisah tentang para sahabat Rasulullah yang berprestasi karena cinta Quran, Games, berbagi tajil, buka puasa bareng, tarawih berjamaah, sahur bareng, dan gerakan bersih mushola.
  • Susunan Tim
    Penanggung Jawab: Toto Toyib (Kakek)
    Pimpinan Project: Fitri Purbasari (Umi)
    Operator & Seksi Dokumentasi: Yusup Setiadi (Abi)
    Seksi Konsumsi: Euis & Siti (Nenek-nenek)
    Kakak Pendamping: Ajeng, Azzahra, dan Rijal (Tante & Om)
    Ketua Suku: Aisha 
  • Sasaran:
    Anak-anak usia TK kelas B dan SD yang berdomisili di sekitar rumah SomeaH Family.
    Jumlah peserta maksimal 15 orang.
  • Waktu:
    Tanggal 24-25 Ramadhan 1441 H. Kegiatan akan dilaksanakan sejak bada dzuhur pkl 13.30 WIB tanggal 24 sampai pkl. 09.00 WIB tanggal 25.
  • Tempat:
    Kegiatan akan dipusatkan di mushola Ar Rohmat yang ada di seberang rumah SomeaH Family di Dusun Desa, Desa Sukasetia, Kec. Cihaurbeuti, Kab. Ciamis. Lalu peserta akan tidur di rumah SomeaH Family.
  • Estimasi Dana:
    * Pemateri tamu: Rp 200.000,00
    * Konsumsi : Rp. 300.000,00
  • Parameter Keberhasilan
    Anak-anak peserta mabit akan lebih banyak berinteraksi dengan Al Quran yang dapat dilihat dari intensitas mengajinya yang lebih rajin, juga bersemangat menghafal Al Quran. Khusus untuk anak yang sudah tergabung dengan rumah tahfidz yang kami kelola, diharapkan grafik menghafalnya akan cenderung naik. Daaan... tentu mereka akan ketagihan dengan kegiatan keislaman semacam mabit yang kami adakan.
Nah, semoga badai Covid ini segera berlalu seiring datangnya bulan mulia, Ramadhan. Sehingga kita semua dapat menjalankan ibadah dan bersilaturahim dengan nyaman dan aman. Semoga Allah SWT senantiasa melindungi dan memberkahi kita semua. Aamiin. 💗

Selasa, 28 Januari 2020

Ini Makananku Pekan ini


Masyaallah makin takjub dengan fasilitas belajar yang disuguhkan di Bunda Cekatan ini. Dan sungguh para ibu profesional yang berbagi potluck ini kereeeeeen abis!! Barakallahu fikum.

Banyaaak sekali daun-daun lezat yang bertebaran. Tapi dengan berat hati saya harus bilang "menarik tapi tak tertarik". Saya harus fokus dulu dengan daun manajemen waktu.

Saya senang sekali bisa menemukan potluck daun-daun seputar manajemen waktu. Ada 6 daun yang saya makan.

Banyak insight yang jleb buat saya.
Diantaranya:
* Dari Mba Laily (Malang): Jangan ngerjain tugas di deadline. Kita harus menyegerakan tugas penting tanpa menunggu dia masuk ke ranah mendesak. "Time management is really life management".
* dari Mba Mega: Karena hari ini takkan terulang kembali, maka pergunakanlah sebaik-baiknya.

Saya butuh menyimak nasehat dari banyak pihak nih. Saya butuh reminder. Bismillah.

Senin, 06 Januari 2020

Telur Orens : Ilmu Yang Akan Didalami


Yeay! Pekan ketiga, kita berburu telur orens, gaes! Semakin mengerucut ya. Dari telur ijo yang memuat aktivitas-aktivitas yang membuat kita bahagia, lalu ke telur merah yang berisi keterampilan-keterampilan yang membuat kebahagiaan di telur ijo, dan sekarang ke telur orens, mencari ilmu-ilmu seputar keterampilan yang kita ingin dalami.

Dari 5 telur merah (membuat ide baru, manajemen waktu, ice breaking, public speaking technique, dan manajemen menu) ada 2 keterampilan yang merupakan tantangan bagi saya, yaitu manajemen waktu dan manajemen menu.

Kedua tantangan itu menjadi dua hal yang cukup mengganggu ketentraman saya dalam melakukan aktivitas bahagia. Maka ini harus saya kuasai agar kebahagiaan saya paripurna.

Bagaimana tidak, dengan manajemen waktu yang acak adul tanpa disiplin dan menu keluarga yang kacau, saya sering merasa bersalah. Rasa ada yang kurang, sedih deh saat kita sibuk dalam aktivitas yang sebenernya bermanfaat tetapi melalaikan kebutuhan gizi keluarga. Beli makanan sih dari luar, tapi tetap gak tenang dengan kebersihan dan kandungan makanannya. Kalaupun masak sendiri itu hanya ceplok telor atau goreng nuget. Ya Allah. Lalu, manajen waktu yang buruk pun membuat saya merasa kurang produktif karena tugas-tugas  banyak yang mepet deadline. Saya harus berubah.

Bismillah di Bunda Cekatan ini, saya akan bertransformasi menjadi kupu-kupu cantik.

Berikut ilmu-ilmu yang paling penting dan mendesak yang harus saya dalami.


Jumat, 06 September 2019

Jurnal Fitri Fasilitator Bunsay Level #5

Mendekati akhir semester pertama perkuliahan Bunda Sayang, materi yang disajikan semakin menggigit, semakin greget. Di Level 5 dengan judul materi Menstimulasi Anak Suka Membaca banyak bertebaran kegiatan yang menginspirasi yang dibagikan oleh para peserta kelas melalui tantangan 10 hari. Masyaallah. Oh iya, ada satu hal juga yang sangat disyukuri di kelas ini, khususnya bagi para perangkat kelas, terkhusus lagi bagi Koordinator Bulanan. Apa tuh? Yes, Mak Asri Shaliha telah berkontribusi membuat tabel rekap setoran tantangan menjadi otomatis. Kategori perolehan badge menjadi otomatis melabeli setiap nama penyetor sesuai jumlah setorannya. Mak Fasil yang gaptek ini amazed banget. Jazakumullah ya, mak Asri Shaliha. Semoga bisa diforward ilmunya ke pusat. Nah, atas kontribusinya ini, Mak Asri Shaliha dianugerahi predikat Mahasiswi Apresiatif. Beliau layak diapresiasi! Semangat untuk Berbagi dan Melayani! 💖

Namun di level ini terjadi penurunan jumlah mahasiswi yang berhak mendapatkan badge dasar, yaitu 31 orang. Peraih badge You're Excellent ada 8 orang. Dan mahasiswi yang mendapat badge Outstanding Performance hanya 3 orang: Afriza Hanifa, Elsa Murdiana, dan Ifa Avianty. Selamat!!

Di level ini, ada 11 mahasiswi yang tidak lolos. Ada dua orang yang cuti lahiran, minta izin masa pemulihan dulu, mereka berharap bisa on fire lagi di level depan. Lalu ada satu orang yang belum bisa mengatur waktu karena kehabisan energi saat sudah di rumah, dikarenakan pindah kerja dengan perjalanan yang cukup melelahkan. Ada satu orang juga yang izin lewat dulu di level ini karena sedang pemulihan pasca rawat inap di kehamilannya yang sekarang. Selain itu, ada dua orang yang berniat cuti karena sedang ada prioritas tantangan lain yang menyita waktu dan energinya. Selebihnya tak ada informasi.

Mahasiswa Depok ini cukup solid. Khususnya perangkat kelasnya, mereka sangat suportif. Dan yang paling aktif adalah Mak Hesti Paramita Sari. Beliau adalah Korlan perdana di kelas ini. sampai level #5 ini, beliau paling rajin mengingatkan agenda kelas. Makasih banyak ya, mak!

Seperti saya singgung di awal, di level 5 ini materinya semakin menggigit, dan atmosfernya cukup tegang. Antara tegang dan mengencangkan ikat pinggang kali yaa menghalau rasa bosan. Tentu banyak warna warni yang terjadi di kehidupan para mahasiswa Bunsay ini. Setiap orang memiliki tantangan yang berbeda. Warna warni itu tertuang dalam aliran rasa yang disetorkan. Fsil pun memilih, Aliran Rasa Ter-Dalam adalah milik mak Cindyta Septiana. Mak yang satu ini biasanya dapat badge OP, tapi karena episode khusus yang dihadapi dirinya dengan si bungsu membuatnya kurang menggenapi syarat perolehan badge OP . Korlan level ini, mak Deasi Natalia, pun sampai heran sehingga ngecek berulang kali.

Untuk kategori Mahasiswi Teladan, badge nya diserahkan kepada mak Afriza Hanifa. Beliau unik dan kreatif. Terima kasih ya, mak, atas inspirasinya.

Oia, Jum'at hangat di level ini menampilkan mak dok kece kita mak Irnova Suryani. Waaaah, panjang resumenya.. rame kali! So inspiring! Makasih juga untuk mak Eka Marwati yang telah memback-up menjadi host kali ini. keren!

Semoga di level selanjutnya semakin bertabur bintang. aamiin.

Jumat, 09 Agustus 2019

Gaya Belajar Laksana Kunci Pintu

  

Tulisan dalam gambar diatas adalah aliran rasa Ter-Aha! di level 4 yang menyajikan ilmu seputar Memahami Gaya Belajar Anak. Yes, saya setuju bahwa saat kita menemukan gaya belajar ananda, kita seperti menemuka kunci yang pas untuk pintu yang belum terbuka. Yang kemudian setelah terbuka, kita melihat di ruangan itu bnyak harta karun. MasyaAllah. Tentu agar harta karun itu bis ditemukan, perjuangan tak bisa dielakkan dari proses menemukan kuncinya. Barakallah mak Dian Widiyanti Putri yng telah meng-Aha! kami. 😁

Lapor! Di level ini, member kelas BunSay Depok 1 hanya 35 orang yang berhak mendapatkan badge dasar. Selebihnya sedang diuji banyak halangan. Tapi alhamdulillah belum ada yang harus meninggalkan kelas. Semua masih aman. Semoga aman selamanya ya mak.. 

Lalu, yang berhak atas badge You're Excellent (YE) ada 11 orang. Awalnya terjadi kekurangan hehe.. Kurang 2 telat dikalungi badge ini karen kelalaian fasil yang tidak mengecek ulang perolehan badge. Maafkeun! Semoga fasil lebih jeli di level selanjutnya. Dan untuk yang Outstanding Performers (OP) ada 5 orang. Selamaaaat yaa semuanyaa!! 
👑👑👑👑👑👑👑👑👑

Di Jum'at Hangat level ini kami dibagi kisah inspiratif dari Mak Afriza Hanifa. Beliau ternyata seorang penulis yang produktif. Sudh akrab dengan dunia kepenulisan sejak kecil. Kini sudah banyak karya tercipta, diantaranya buku 36 Kisah Inspiratif Ilmuwan Muslim, buku seri Anak Hebat Nabil Naura "Aku Sayang Ibuku", dan @berkisahairah di Instagram yang setiap hari membagikan kisah Nabi dan para sahabat mulia. So inspiring!! 🌸 Terimakasih kepada mak host Irma Margiana yang sudah meresume perbincangan dengan mak Afriza. 😉

Oia, ada lagi satu hal yang super istimewa yang terjadi di level ini. Apa tuh? Yaituuu, Ada seorang mahasiswi kece yang dengan bijak dan rendah hati namun penuh semangat mencintai IIP bertanya kepada saya selaku fasilnya tentang prosedur menyampaikan saran yang membangun di komunitas tercinta ini. Lalu saya sampaikan yang saya tahu. Beliau seorang yang memiliki background pendidikan brain science. Siapakah dia?? Yes, Mak Irnova Suryani, terapresiatif di level ini.
Saya sangat mengapresiasi mak dok Irnova yang berhiaskan semangat memajukan IIP memberi masukan ke pusat terkait gaya belajar yang teorinya sudah diuji dan tidak terbukti secara kinerja otak dalam sains otak. Beliau pun menyampaikan rekomendasi penggunaan gaya belajar untuk keperluan lain. Alhamdulillah langsung ditanggapi positif oleh founder IIP, Bu Septi Peni Wulandani. Ibu pun berharap ada update materi Bunda Sayang sehingga lebih relevan dengan pengetahuan terkini. Barakallah, mak dok! Mak-mak yang lain juga jngan sungkan yaa.. Mari jaga dan majukan IIP bersama-sama. 😊

Badge Teladan kita level ini diraih oleh mak Bhekti Setya Ningrum. Dan mak Hesti Paramita Sari adalah mak Teraktif, selalu aktif mengingatkan kita semua di kelas. Anda berduaaa so great! 😍

Apresiasi selanjutnya saya haturkan buat mak korlan bulan ini, mak Lelah Nur Badriyah yang super cekatan! Big love! Juga mak sekre Irine eh Dhahiri yang sedang sibuk-sibuknya tali tetap setia. Jugaa mak ketu kita mak Inayati yang selalu sigap meski jadwal padat merayap. Top! 
Apresiasi tertinggi untuk mak-mak Depok 1! 



Tambah Teman WA

  Menambah teman menambah rezeki.. Bismillah. Jalin silaturahim, tak pernah rugi. Insyaallah.