Senin, 23 Desember 2019

Siap Terampil Dengan Telur Merah

Yes, the next level is collecting the red eggs.

Materi kedua semakin menambah binar di mata saya sebagai seorang pembelajar. Setelah menonton video ibu, saya pun semkin tercerahkan dengan paparan materi tentang Meta Kognisi dari Mas Pandu Kartika Putra. Meta kognisi seputar pembelajaran mandiri. Waah banyak insight deh!! Seger! Cerah! Ditambah lagi ada guest star sosok inspiratif yaitu Ibu Tri Mumpuni, yang alhamdulillah saya pernah mengikuti sesinya di kegiatan Konferensi Ibu Profesional (KIP) di Yogya. Awesome! Oia Ibu Tri saat itu sedang menjenguk mba Enes yang akan melahirkan. Hehee ini menyadarkan saya bahwa mas Pandu adlah mantunya Bu Septi 😍 Saya makin takjub dan bersyukur berada di dalam komunitas super ini. Masyaallah..nikmat Allah yang mana lagi, Fit, yang akan kamu dustakan.

Well, kembali ke telur! 😄

Setelah pekan lalu saya memilih 5 aktivitas Bisa dan Suka, pekan ini saya menentukan 5 telur merah yang merepresentasikan 5 keterampilan yang harus saya pelajari dan latih di periode perkuliahan Bunda Cekatan batch 1 ini. Saya memilihnya setelah menuliskan sejumlah keterampilan yang mungkin saya harus miliki dari kelima aktivitas Bisa-Suka saya. Berikut adalah gambar kuadrannya.


Dan gambar selanjutnya adalah tentang kelima telur merah.

Telur-telur merah yang harus saya urus sampai saya menjadi kupu-kupu cantik di akhir masa perkuliahan adalah sebagai berikut.
🕛 Manajemen Waktu
Ini mah keterampilan yang sangat mendesak dan sangat penting agar kebahagiaan saya paripurna cieee.
🎎 Public Speaking Technique
Selanjutnya tentang teknik berbicara di depan umum nih. Pekan lalu saya memilih Storytelling dan Mendidik Anak (ada sesi Hosting, mengajar, memotivasi, vlogging, dll) sebagai telur hijau saya, maka agar performa maksimal sehingga kebahagiaan saya meningkat levelnya, teknik-teknik pendukungnya harus saya kuasai.
🐆 Ice Breaking
Tentu keterampilan ini sangat krusial agar sesi saya bermain, mengajar, bercerita dengan anak-anak baik anak sendiri maupun anak didik selalu segar dan tak monoton. Mamak meati selalu cair.
🎊 Membuat Ide Baru
Sebagai storyteller, pembelajar, teman belajar anak, teman bermain anak dan suami, dan juga penulis membuat terobosan yang asyik tentu harus dilakukan. Maka saya pun menempatkan keterampilan membuat ide baru sebagai hal penting mendesak yang harus saya pelajari.
🍲 Manajemen Menu
Urusan memasak yang masuk ranah Suka tapi tidak bisa tetap harus saya lakukan karena gizi keluarga tetap no 1. Makanan sehat adalah kebutuhan dasar kita. Saya memilih mendalami manajemen menu tentang bagaimana menyimpan bahan masakan (food preparation), resep-resep yang sehat tapi simpel, dan bagaimana cara memasak yang singkat. Saya merasa sedih saat banyak pekerjaan dan harus selalu membeli masakan dari luar, tapi ya di sisi lain saya tidak mampu menyediakan masakan yang fresh. Kali ini saya harus belajar, agar kebahagiaan saya di telor ijo terasa lebih menenteramkan.

Nah itulah telur-telur merah yang siap saya bawa sampai akhir perkuliahan. Semoga Allah memudahkan saya menjadi Bunda yang Cekatan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Tambah Teman WA

  Menambah teman menambah rezeki.. Bismillah. Jalin silaturahim, tak pernah rugi. Insyaallah.