Kini kita memasuki hutan pengetahun yang sangat rimbun dengan dedaunan.
Di hutan ini saya akan mencari daun-daun lezat berwarna manajemen waktu. Ini ilmu prioritas yang harus saya lahap terlebih dahulu.
Nah, daun pertama yang saya lahap adalah tentng Rahasia Manajemen Waktu dalam Islam yang saya simak dari video Ceramah Pendek Ustadz Adi Hidayat, Lc, MA. Saya mencarinya di YouTube.
Saya tipe pembelajar audio-visual, jadi YouTube akan menjadi pilihan saya mencari kajian yang dibutuhkan ketika saya tak bisa menghadiri kajian secara langsung.
Saya pilih kajian ulama tentang manajemen waktu dalam Islam sebagai hidangan pembuka di jungle of knowledge ini karena pandangan agama menjadi inti dan akan menjadi motivasi yang kuat bagi saya mempelajari ilmu ini.
Jujur, pekan ini saya galau apakah akan lanjut di perkuliahan ini atau mundur karena sedang memegang banyak amanah online dan offline, di IP juga di lingkungan masyarakat. Tapi setelah dipikirkan, ilmu yang akan saya lahap di kelas ulat ini adalah inti ilmu yang akan membuat saya dapat menjalankan semua amanah dengan baik. Jadi, saya bismillah berharap Allah menyehatkan dan memudahkan semuanya.
Dalam kajian yang disampaikan oleh Ustadz Adi, saya mendapat pencerahan. Diantaranya tentang rahasia yang dibawa oleh kelima waktu shalat fardhu. Dalam Al Quran, Allah bersumpah dengan waktu (wal ashr), dengan waktu fajar (wal fajr), dan dengan waktu malam (wal lail), ini menggambarkan pembagian waktu. Kita bisa membagi waktu menjadi siang dan malam, ini hal pertama. Lalu ikuti arahan Al Quran bahwa siang hari itu untuk beraktivitas dan malam hari untuk beristirahat. Bagi aktivitas ke dalam kategori waktu dunia dan waktu akhirat. Nah, lakukan aktivitas beraroma akhirat di sekitar waktu-waktu shalat fardhu (Subuh, Dzuhur, Ashar, Maghrib, dan Isya).
Fajr itu bermakna pancaran awal. Ini selalu bermuatan semangat tinggi.
Subuh itu berasal dari kata Asbah yang artinya siap dengan rencana. Maka, di waktu shalat Subuh, kita sampaikan semua rencana kita hari itu kepada Allah dan memohon kemudahan kepadaNya.
Lalu dalam pelaksanaan aktivitas harian itu harus dipetakan dengan baik dengan mensinergikan dunia+akhirat. Jangan sampai sia-sia.
Dzuhur berarti terang/jelas. Di waktu ini kita harus evaluasi apa saja hal yang sudah dilakukan, plus minusnya apa.
Ashar mengingatkan kita bahwa setiap waktu yang dilalui itu adalah modal. Maka harus diisi dengan iman. Agar saat Maghrib datang kita gak tenggelam dalam penyesalan.
Pada waktu Isya, kita harus lakukan evaluasi menyeluruh sebelum terlelap. Karena makna Isya ini adalah berakhir. Kita tak pernah tahu kita akan bangun lagi atau tidak setelah mata terpejam.
Oleh karena itu, Persiapkan bekal pulang sebelum isya agar kelak bisa disambut malaikat di surga. Husnul khotimah.


Tidak ada komentar:
Posting Komentar