Sabtu, 24 November 2018

Ibu Guru

Ibu Guru

Anda ibu guru?
Tentu saja! Seorang ibu adalah guru utama dan pertama bagi anak-anaknya. Setuju kan, mom?!
Tapi, seringkali kita terjebak pada mindset bahwa menjadi guru bagi anak itu adalah bertugas dengan mengulang pelajaran sekolahnya. Apalagi saat mau musim ujian seperti sekarang. Kerasa banget kan ya jadi gurunya. Kaya tinggal pake seragam aja rasanya.. apalagi yang pernah mengajar di sekolah formal. hhihi.


Tidak Ada yang salah dengan itu, ya mom. Tapi kita semestinya melakukannya dengan lebih mendalam dan memaknai setiap isi silabus/poin materi yang dipelajari. Ada banyak nilai yang bisa berguna bagi anak dan fakta serta ilmu yang bisa membuat anak berbinar dan bersinar matanya. Cieee.. 😁 Selebihnya menjadi guru bagi anak itu sangatlah luas dimensinya. Ibu adalah guru dalam seluruh lini kehidupan anak. Guru mengajarkan tauhid dan meneladankan segala kebaikan. Semua yang dilihat, didengar, dan dirasa bersama bisa menjadi bahan ajar untuk mengenalkan Sang Pencipta dan ilmu-ilmu lainnya. Seorang ibu adalah guru sepanjang masa.

Menjadi ibu perlu banyak ilmu, khususnya dalam menjalankan peran sebagai guru di waktu belajar anak. Yang Paling utama adalah ilmu penguasaan diri. Hihii yaa.. let's say pengendalian emosi ya. Bener gak? 😄 Perlu latihan olah nafas, senyum tiga senti (simetris yaa 😊), keterampilan menunggu, memberi clue. Apa lagi coba? 😀 Oh iya, Cara ngeles yang baik dan benar jika ada pertanyaan anak yang kodenya belum tersimpan di otak kita. 😆 Nah perlu strategi juga untuk sama-sama menjari jawaban atas pertanyaan itu yaa, jangan lepas tanggung jawab. 😅 Dengan bekerja cerdas dan ikhlas, InsyaAllah Kita akan dikenang sebagai guru yang baik hati dan menyenangkan! 😍

Selamat Hari Guru!
Kita semua hebat 🌹

Special thanks to my parents, my husband, my kids, my family, my best friends, my partners, and all teachers I have.
Barakallahu fiikum 💐


Depok, 25 November 2018

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Tambah Teman WA

  Menambah teman menambah rezeki.. Bismillah. Jalin silaturahim, tak pernah rugi. Insyaallah.